Malang — Badan Wakaf Indonesia (BWI) secara resmi meluncurkan Gerakan Dana Abadi Wakaf Uang Perguruan Tinggi di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Peluncuran ini dilaksanakan dalam rangkaian Dies Maulidiyah ke-64 UIN Malang yang mengusung tema Integratif, Inspiratif, Kontributif, dan Globally Innovative.

Ketua Badan Wakaf Indonesia, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., hadir sebagai keynote speaker sekaligus meresmikan gerakan wakaf uang untuk pendidikan tinggi melalui platform SatuWakaf. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris BWI H. Anas Nasikhin, M.Si., pimpinan universitas, perwakilan rektor se-Malang Raya, civitas akademika, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Dalam sambutannya, Ketua BWI menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perguruan tinggi. Ia mencontohkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang memiliki universitas kelas dunia dengan dukungan dana abadi yang kuat. Hal serupa juga terlihat di sejumlah negara Islam seperti Iran dan Arab Saudi, di mana kualitas pendidikan tinggi keagamaan berpengaruh besar terhadap karakter masyarakatnya.

“Perguruan tinggi tidak hanya berperan mencetak prestasi akademik, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat, seperti pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan keluarga, dan pembangunan ketahanan sosial-keagamaan,” ujar Kamaruddin Amin.

Peluncuran Gerakan Dana Abadi Wakaf Uang Perguruan Tinggi di UIN Malang menjadi langkah strategis dalam membangun kemandirian pembiayaan pendidikan melalui pengelolaan wakaf uang yang berorientasi pada keberlanjutan. Dana wakaf yang dihimpun akan dimanfaatkan untuk mendukung program beasiswa mahasiswa, penelitian dosen, penguatan kapasitas akademik, serta pembangunan dan pengembangan infrastruktur kampus.

Ketua BWI menilai wakaf uang sebagai instrumen strategis yang sangat potensial dalam memperkuat ekonomi umat dan mengurangi kesenjangan sosial, sebagaimana praktik endowment fund di universitas-universitas besar dunia. Menurutnya, wakaf uang kampus dapat menjadi pilar utama dalam menopang kualitas dan daya saing pendidikan tinggi Islam.

Kegiatan launching ini mendapat sambutan positif dari civitas akademika UIN Malang. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam praktik wakaf uang secara massal melalui platform SatuWakaf yang dilakukan secara langsung pada acara tersebut.

Platform SatuWakaf diperkenalkan sebagai platform resmi penghimpunan wakaf uang di lingkungan kampus. Platform ini dinilai mudah digunakan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan universitas, serta masyarakat umum. Sistem pelaporan wakaf yang disajikan secara realtime menjadi nilai tambah dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik.

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan kesiapan menjadi Kampus Pelopor Wakaf Uang. Dukungan penuh dari pimpinan universitas dan jajaran senat akademik memperkuat komitmen institusi dalam mengembangkan ekosistem wakaf uang di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Tema Dies Maulidiyah ke-64 dinilai selaras dengan arah pengembangan wakaf uang yang menekankan integrasi keilmuan, inovasi, kontribusi sosial, dan kemandirian ekonomi kampus. Ke depan, terdapat potensi besar pengembangan wakaf uang di bidang beasiswa, penelitian, pembangunan sarana pendidikan, serta pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Selain itu, UIN Malang juga memiliki sumber daya manusia dan unit kerja yang potensial untuk membentuk Pusat Studi Wakaf atau Wakaf Center sebagai pusat pengelolaan, edukasi, dan literasi wakaf uang.

Dokumentasi Pasca Launching Gerakan Wakaf Uang UIN Malang
Penguatan Sinergi BWI dan Perguruan Tinggi

Sekretaris BWI, H. Anas Nasikhin, M.Si., menegaskan bahwa dukungan BWI terhadap gerakan wakaf kampus merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi strategis antara BWI dan perguruan tinggi dalam penghimpunan, pengelolaan, dan pemanfaatan wakaf uang secara profesional dan berkelanjutan.

Ketua BWI juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi nyata bagi umat melalui pendidikan, pengajaran, dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat menjadi model universitas Islam yang unggul tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam dimensi sosial, budaya, dan ekonomi.

Peluncuran Gerakan Dana Abadi Wakaf Uang Perguruan Tinggi ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperluas partisipasi wakaf uang, termasuk melibatkan mahasiswa sebagai wakif mikro, alumni, mitra strategis, serta masyarakat luas, demi terwujudnya pendidikan Islam yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.